Ini Makna Bendera Al-Liwa dan Ar-Rayah Bagi Hizbut Tahrir


Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tak pernah lepas dari bendera berwarna hitam dan putih dengan dibubuhi tulisan arab di tengah bendera dalam tiap menjalani aksinya.

Menurut Juru Bicara HTI, Ismail Yusanto, Bendera tersebut adalah Al-Liwa dan Ar-Rayah yang merupakan bendera Nabi Muhammad.

"Substansinya La Ilaha illallah, inti ajaran Islam, bendera persatuan umat Islam di seluruh dunia," kata Ismail.

Bendera tersebut, kata Ismail, adalah bentuk dari persatuan umat Islam di seluruh dunia. Selain itu, bendera itu selalu dibawa adalah HTI ingin mengenalkan kepada umat Islam bahwa kedua bendera tersebut adalah milik umat Islam.

"Supaya gimana orang kenal, muslim kan, ini bendera persatuan kita ini," sambung Ismail.

Seperti diketahui, pemerintah telah menyatakan sikapnya untuk membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Hal tersebut ditegaskan oleh Menko Polhukam, Wiranto, Senin (8/5).

"Setelah melakukan pengkajian dan pembelajaran secara mendalam. Setelah melalui pertimbangan, kami menyimpulkan langkah tegas untuk membubarkan HTI," kata Wiranto dalam keterangan persnya di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (8/5).

Source

0 Response to "Ini Makna Bendera Al-Liwa dan Ar-Rayah Bagi Hizbut Tahrir"

Posting Komentar